TRAINING TENAGA PEMASAR OPERASIONAL LAYANAN (STAFF CUSTOMER SERVICE) SERTIFIKASI BNSP

[BADAN NASIONAL SERTIFIKASI PROFESI ADALAH SATU-SATUNYA BADAN YANG DIBENTUK OLEH PEMERINTAH MELALUI PP 23 TAHUN 2004 YANG BERWENANG MEMBERIKAN SERTFIKASI PROFESI TERMASUK PROFESI DALAM BIDANG PEMASARAN DI INDONESIA]

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten di setiap bidang,banyak industri dan organisasi mempersyaratkan agar tenaga-kerjanya memiliki sertifikasi kompetensi yang kredibel. Di berbagai negara, pemerintahnya ada juga yang menghendaki bahwa tenaga kerja yang ingin bekerja harus memiliki sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga otoritas yang diakui sah. Kompetensi kerja adalah spesifikasi dari sikap pengetahuan dan keterampilan atau keahlian serta penerapannya secara efektif dalam pekerjaan sesuai dengan standard kerja yang dipersyaratkan. Sertifikasi kompetensi adalah proses pemberian sertifikasi kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi kerja baik yang bersifat nasional maupun internasional. Dengan memiliki sertifikasi kompetensi PEMASARAN maka seseorang akan mendapatkan bukti pengakuan tertulis atas kompetensi yang dikuasainya. BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja.

LATAR BELAKANG TRAINING STAFF PELAYANAN PELANGGAN (PETUGAS CUSTOMER SERVICE)

Sebagai dampak globalisasi dan sistem pasar bebas, persaingan usaha tidak hanya terjadi pada lingkungan lokal atau regional saja. Persaingan telah berkembang ke tingkat global. Diperkirakan pada tahun 2030, Indonesia akan menjadi negara ekonomi terbesar ketujuh di dunia. Bila berjalan mulus, akan terdapat peluang sebesar 1,8 triliun dolar Amerika di bidang agrikultura, perikanan, sumber daya energi, pendidikan, dan sektor jasa. Secara keseluruhan ekonomi Indonesia akan membutuhkan 113 juta tenaga terampil yang mampu menunjang pertumbuhan di sebagian besar industri.

Tenaga penjual memiliki peranan penting dalam semua perusahaan. Mereka seringkali dianggap sebagai ujung tombak dan mendorong penghasilan bagi badan usaha. Dalam bukunya yang berjudul “Sales Force Design for Strategic Advantage”, Andris A. Zoltners mengatakan bahwa tenaga penjual memiliki peran untuk menyediakan komunikasi dua arah dan menjalin interaksi sosial dengan konsumen. Untuk itu tenaga penjual mendengarkan, mengidentifikasi kebutuhan konsumen, menyediakan solusi, mengurangi kompleksitas, menangani keluhan konsumen, meciptakan nilai, dan menyediakan pelayanan jangka panjang yang berkelanjutan. Dalam banyak kondisi, tenaga penjual dituntut untuk bersikap fleksibel, mereka dapat melakukan modifikasi pada penawaran produk, bekerja sama dengan pihak penjual lain, dan berusaha meningkatkan loyalitas konsumen.

Traiining ini dirancang berbasis kompetensi dengan mengacu kepada SKKNI Pemasaran untuk dapat meningkatkan daya saing tenaga penjualan dalam era globalisasi dan masyarakat ekonomi ASEAN.

SASARAN DAN MANFAAT TRAINING STAFF PELAYANAN PELANGGAN (PETUGAS CUSTOMER SERVICE)

  • Peserta memahami konsep pelayanan pelanggan
  • Peserta mampu melakukan komunikasi efektif dengan pelanggan
  • Peserta mampu memberikan pelayanan prima kepada pelanggan
  • Peserta mampu melakukan penanganan keluhan pelanggan
  • Peserta mampu menganalisa dan mengantisipasi keluhan pelanggan

PESERTA YANG PERLU IKUT TRAINING STAFF PELAYANAN PELANGGAN (PETUGAS CUSTOMER SERVICE)

  • Tenaga customer servis, pemasaran, penjualan. 

PERSYARATAN PESERTA TRAINING STAFF PELAYANAN PELANGGAN (PETUGAS CUSTOMER SERVICE)

Agar target pelaksanaan sertifikasi dapat berjalan lancar dan tercapai dengan baik, maka para peserta dianjurkan sudah memiliki pengalaman dalam bidang customer servis selama 6 bulan, dan melengkapi persyaratan sebagai berikut :

  1. Fomulir Pendaftaran
  2. Pengalaman kerja (CV)
  3. Copy KTP
  4. Copy Ijazah Pendidikan Formal/Terakhir
  5. Sertfikat training yang berkaitan dengan Marketing/Customer servis jika ada (bawa aslinya)
  6. Surat pengalaman kerja dari Perusahaan Pengirim asli
  7. Pas Photo terakhir berwarna ukuran 3X4 = 2 lembar dan 2X3 = 2 lembar
  8. Bukti-bukti kerja lapangan berupa laporan-laporan customer servis yang pernah ditangani.

UNIT KOMPTENSI BIDANG STAFF PELAYANAN PELANGGAN: 

NO Kode Unit Judul Unit Kompetensi
1. M.702090.001.01 Mengidentifikasi elemen pemasaran perusahaan
2. M.702090.002.01 Melaksanakan komunikasi efektif
3. M.702090.003.01 Melaksanakan penulisan bisnis (business writing)
4. M.702090.007.01 Mewujudkan kepuasan pelanggan
5. M.702090.008.01 Menangani keluhan pelanggan

OUTLINE TRAINING STAFF PELAYANAN PELANGGAN (STAFF CUSTOMER SERVICE) 

  • Memahami konsep dasar pelayanan
  • Memahami aturan-aturan didalam pelayanan
  • Teknik komunikasi dan etika
  • Teknik pelayanan prima
  • Teknik mengenal dan memahami pelanggan
  • Teknik menghadapi komplain pelanggan
  • Teknik menganalisa komplain dan menjadikan komplain sebagai proses pengembangan pelayanan 

FASILITAS TRAINING STAFF PELAYANAN PELANGGAN (STAFF CUSTOMER SERVICE)

  • Hard / Soft Copy Materi Training
  • Sertifikat Kompetensi BNSP
  • Sertifikat Training dari HSP
  • 2x coffee break
  • Makan Siang
  • Gimmick

JADUAL TRAINING STAFF PELAYANAN PELANGGAN (STAFF CUSTOMER SERVICE) 

  • Durasi Training Selama 2 Hari + 1 Hari Ujian Sertifikasi

TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING STAFF PELAYANAN PELANGGAN (STAFF CUSTOMER SERVICE)

  • HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang 

BIAYA TRAINING: Rp. 4,500,000,- (Empat juta lima ratus ribu rupiah) 

KONTAK INRORMASI

HSP Academy Training Center  

Ruko Graha Boulevard Blok D/26 Sumarecon – Gading Serpong – Tangerang

HP: 0822 9980 1099

Phone: (021) 29001151 dan 29001153

Fax. (021) 29001152

Email: info@hspacademy.com

Website:  http://hspacademy.com

Print Friendly, PDF & Email